Responsive Ad Area

Share This Post

Kesehatan dan Keselamatan

Ibuprofen

Ibuprofen

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,apa kabar semuanya?

Pada artikel ini aku mau membahas tentang obat ibuprofen, mulai dari dosisnya, fungsinya, efek sampingnya, dan masih banyak lagi.

Fungsi Obat ibuprofen

Untuk apa ibuprofen itu?

Ibuprofen adalah obat dengan fungsi untuk meredakan nyeri berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri otot, atau arthritis. Obat ini juga digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan dan sakit akibat pilek atau flu. Ibuprofen adalah golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Dosis

Bagaimana dosis Ibuprofen untuk orang dewasa?

  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap nyeri haid: 200-400 mg secara oral setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan.
  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap nyeri: Oral: Nyeri ringan hingga sedang:200-400 mg secara oral setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Dosis lebih dari 400 mg tidak terbukti memiliki efikasi lebih besar.
  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap demam: Oral: 200-400 mg secara oral setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Lewat infus: (pasien harus terhidrasi dengan baik sebelum pemberian Ibuprofen IV) Demam: Awal: 400 mg secara intravena selama 30 menitRumatan: 400 mg setiap 4-6 jam atau 100-200 mg setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

Bagaimana dosis Ibuprofen untuk anak-anak?

  • Dosis ibuprofen untuk anak pengidap demam: Lebih dari 6 bulan hingga 12 tahun:10 mg/kg/dosis secara oral setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan.
  • Dosis ibuprofen untuk anak pengidap nyeri: Bayi dan Anak: 4-10 mg/kg secara oral setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan.Dosis maksimal harian yang dianjurkan yaitu 40 mg/kg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Ibuprofen?

  • Nyeri dada, lemas, sesak, bicara melantur, masalah penglihatan atau hilang keseimbangan
  • Feses berwarna hitam, berdarah, atau memiliki tekstur cair dan lengket, batuk darah atau muntah seperti kopi
  • Bengkak atau berat badan naik drastis
  • Sulit atau jarang buang air kecil
  • Mual, nyeri perut atas, gatal, tidak napsu makan, urin gelap, BAB dempul, sakit kuning (kulit atau mata menguning)
  • Demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala dengan lepuhan, mengelupas, dan ruam kulit merah
  • Memar, kesemutan berat, baal, nyeri, lemah otot; atau
  • Sakit kepala berat, kaku leher, menggigil, peningkatan sensitivitas pada cahaya, dan/atau kejang (konvulsi)

Efek samping yang lebih ringan dari ibuprofen adalah:

  • Sakit perut, maag, diare, sembelit
  • Kembung
  • Pusing, sakit kepala, gugup
  • Gatal atau ruam kulit
  • Telinga berdenging

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Ibuprofen?

Sebelum menggunakan Ibuprofen:

  • Informasikan dokter dan apoteker jika Anda alergi Ibuprofen, aspirin atau NSAIDS
  • Jangan menggunakan Ibuprofen nonresep dengan obat lain kecuali jika dokter memberitahu Anda harus menggunakannya
  • Informasikan dokter jika Anda sedang hamil, khususnya beberapa bulan terakhir kehamilan; berencana hamil; atau sedang menyusui. Jika Anda akan hamil dan sedang konsumsi Ibuprofen, hubungi dokter Anda
  • Jika Anda akan melakukan operasi, seperti operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan Ibuprofen

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Ibuprofen?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Anemia
  • Asma
  • Masalah perdarahan
  • Pembekuan darah
  • Edema (retensi air atau pembengkakan badan)
  • Riwayat serangan jantung
  • Penyakit jantung (misalnya penyakit jantung kongestif)
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati (misalnya hepatitis)
  • Ulkus atau perdarahan lambung atau usus
  • Riwayat stroke
  • Riwayat sensitif pada Aspirin
  • Diabetes
  • Operasi jantung (misalnya, coronary artery bypass graft [CABG] surgery

 Overdosis

Apa yang harus di lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Overdosis pada ibuprofen dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan parah,ditandai dengan mual,muntah,dan diare. Obat ini juga dapat menyebabkan retensi cairan,pusing,sakit kepala,mimisan,dan ruam. Dengan mengonsumsi obat dosis rendah yang sesuai dengan dosis yang dianjurkan pada label,gejala ini biasanya dapat dihindari.

Gejala-gejala overdosis, yaitu:

  • Pusing
  • bibir, mulut dan hidung berwarna biru
  • Napas lambat atau henti napas singkat
  • Pergerakan mata yang cepat dan tidak terkontrol

Nah ini adalah contoh dus obat yang dibuat oleh kami anak SMK Farmasi IKIFA yang mengandung ibuprofen yang berkhasiat analgetik ( mengurangi rasa nyeri ) dan antipiretik ( menurunkan suhu badan saat demam ).

 

 

Share This Post

Be Yourself

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Register