Responsive Ad Area

Share This Post

Artikel Pilihan / Obat Herbal dan Tradisional / Responsi & Ilmu Resep / Seputar Farmasi

Mengenal Albuminum Siccum

Albumin Kering

Albumin Kering dibuat dengan membeku, keringkan segera Albumin dengan kadar protein tidak lebih dari 10% b/v. Setelah dipanaskan selama 10 jam pada suhu 59,5 sampai 60,5. Jika dilarutkan dalam air untuk injeksi yang tertera pada etiket, Larutan mengandung tidak kurang dari 24,0% b/v dan tidak lebih dari 26,0% b/v protein dan tidak lebih dari 0,65ml molekul ion natrium. 0,05ml molekul ion kalium dan 0,1ml ion sitrat per 9 protein.

Pemerian Serbuk ( Kuning Gading) : Kelarutan dalam air, Tambahkan air secukupnya hingga kadar protein 5% b/v, Zat larut sempurna dalam waktu 10 menit pada suhu 20 sampai 25

Identifikasi Keasaman dan Kebasaman: Protein Denaturasi, Batas keracunan encerkan dengan air secukupnya hingga kadar protein 5% b/v, Larutan memenuhi syarat yang tertera pada Albuminum

Pengeringan : Tidak lebih dari 0,5%, Pengeringan dilakukan diatas Fosforpentoksida P dalam hampa udara selama 24 jam

Pirogen : Encerkan dengan air untuk injeksi secukupnya hingga kadar protein 5% b/v. Larutkan memenuhi uji sterilitas yang tertera pada uji keamaanan hayati, Menggunakan 10ml tiap kg bobot kelinci

Penetapan Kadar : Lakukan penetapan menurut cara yang tertera pada Albuminum, Menggunakan larutan yang mengandung protein lebih kurang 5% b/v\

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat, berisi gas nitrogen, terlindung dari cahaya, pada suhu antara 2 dan 25

Penandaan : Pada etiket harus juga tertera :

  1. Volume air untuk injeksi yang diperlukan untuk membuat larutan dengan kadar protein 25% b/v
  2. Kadar ion kalium, natrium dan sitrat
  3. Nama dan kadar stabilisator dan zat tambahan lain
  4. Wadah tidak boleh dikocok untuk melarutkan
  5. Tidak boleh digunakan, jika setelah ditambah air terbentuk selai atau tidak larut sempurna
  6. Larutan tidak boleh digunakan jika disimpan selama 3 jam
  7. Daluwarsa
  8. Syarat pentimpanan

Khasiat dan Penggunaan : Zat penyangga volume darah

 

Sumber : Farmakope Indonesia jilid 3

 

Share This Post

Kesuksesan itu membutuhkan suatu proses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Register