Responsive Ad Area

Share This Post

Kesehatan dan Keselamatan / Penyakit

BAHAYA OBAT NYAMUK BAKAR

BAHAYA OBAT NYAMUK BAKAR

Saat sudah malam mengantuk dan ingin tidur tetapi nyamuk mengganggu manusia. Padahal kita sudah pakai selimut dan mematikan lampu tetap saja diganggu. Ya, nyamuk lebih aktif di malam hari, mereka seakan ganas dan liar. Apa lagi dimusim hujan seperti saat ini, banyak nyamuk berkembang biak digenangan air. Manusia bagai sasaran empuk untuk nyamuk. Ada sebuah penelitian di University Of Notre Dane Eck Insitute menemukan bahwa di malam hari penciuman nyamuk yang membawa kuman penyakit lebih tajam.  Karena tidak mau terganggu nyamuk saat tidur tidak sedikit dari kita menggunakan obat nyamuk bakar. Padahal tahukah kamu bahwa obat nyamuk bakar ini berbahaya?

Ketika dibakar, obat nyamuk bakar ini menghasilkan debu dan asap. Menurut penelitian, banyaknya debu atau asap ini yang dihasilkan dari pembakaran obat nyamuk bisa melampauistandart atau pedoman kualitas udara sehat, sehingga akan menimbulkan resiko yang tidak diharapkan bagi kesehatan kita.

Membakar satu obat nyamuk bakar bisa menghasilkan particulate matter (PM) 2,5 yang sama banyaknya jika kita menyalakan 75 batang rokok. PM 2,5 adalah partikel polusi yang terdiri dari potongan kecil ( lebih kesildari diameter sehelai rambut) zat padat atau zat cair yang ada di udara. Partikel ini bisa meliputi debu, kotoran, asap dancairan. Partikel ini berbahaya karena bisa masuk ke bagian paru-paru bahkan bisa masuk di dalam darah, sehingga dapat menimbulkan maslahpada paru-paru dan jantung, termasuk pencetus asma dan kanker paru-paru. Hal ini terjadi terutama pada bayi, anak-anak dan lansia.

Satu obat nyamuk bakar juga bisa menghasilkan zat formaldehida (formalin) yang sama bnayaknya dengan 51 batang rokok. Jika terlalu banyak menghirup formaldehida, kita bisa merasa mual, sakit tenggorokan, batuk, mata berair, dan iritasi kulit. Formaldehidaakan mengiritasi saluran pernafasan, orang yang menderita gangguan pernapasan seperti asma, dan bronchitis akan lebih sensitive terhadap formaldehida. Jumlah formaldehida di udara yang melebihi 0,1 ppm saja sudah dapat menimbulkan berbagai gejala di atas. Padahal obat nyamuk bakar sanggup menghasilkan tingkat formaldehida 0,5 sampai 7,5 mg per jam. Sebagai perbandingan 1 mg/m3 = 0,801ppm. Tingkat paparannya bahka dicurigai dapat menyebabkan beberapa kanker.

Nah, mengerikan juga ya menggunakan obat nyamuk bakar. mungkin untuk mengurangi paparan obat nyamuk bakar kita bisa menggantinya dengan obat nyamuk oles atau dengan yang semprot tapi selalu awasi ya penggunaannya. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati.

Share This Post

Kesuksesan itu membutuhkan suatu proses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Register