Responsive Ad Area

Share This Post

Penyakit / Uncategorized

Penyakit rubella

Penyakit rubella

RUBELLA atau campak Jerman merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit. Umumnya rubella ini sering terjadi pada anak dan remaja yang belum mendapat vaksin campak, gondok, dan lain-lain. Penyakit ini disebabkan oleh virus rubella dan dapat menyebar dengan sangat mudah. Penularan utamanya dapat melalui butiran liur di udara yang dikeluarkan penderita melalui batuk atau bersin. Berbagi makanan dan minuman dalam piring atau gelas yang sama dengan penderita juga dapat menularkan rubella.
Gejala-gejala Rubella
Demam.
Sakit kepala.
Hidung tersumbat atau pilek.
Tidak nafsu makan.
Mata merah.
Pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher.
Ruam berbentuk bintik-bintik kemerahan yang awalnya muncul di wajah lalu menyebabkan ke badan, tangan, dan kaki. Ruam ini umumnya berlangsung selama 1-3 hari.
Nyeri pada sendi, terutama pada penderita remaja wanita.
Penyebab virus rubell
Penyebab utamanya campak jerman adalah virus rubella. Biasanya tersebar ketika penderita mengalami bersin dan batuk. Bisa saja melalui kontak secret langsung. Yakni dengan ingus atau lendir penderita.

Melalui ibu hamil ke pada anak
Virus rubella bisa menular dengan penularan secara langsung melalui tubuh. Biasanya terjadi pada ibu yangsedang mengandung janin. Maka otomatis secara tidak langsung si anak akan tertular.
Daging setengah matang
Memakan daging setengah matang membawa kemungkinan seseorang dapat tertular. Sebab hewan yang terinfeksi dimasak belum matang. Sehingga virus yang ada pada daging masuk ke dalam tubuh manusia
Transplantasi organ
Adanya transplantasi organ dengan seseorang yang terkena virus rubella juga memungkinkan seseorang terkena rubella. Sebab secara tidak langsung darah yang penderita secara tidak langsung masuk ke dalam tubuh kita.
Hubungan seksual
Melakukan hubungan seksual dengan seseoarang yang terkena virus campak juga mampu beresiko tertular. Sebab kemungkinan secara tidak langsung lendir penderita masuk ke orang lain yang belum terkena.

Pengobatan

Konsumsi makanan bernutrsi
Dengan memakan makanan yang bernutrisi mampu menguatkan sistem kekebalan tubuh. Sebab untuk menstimulus imunitas perlunya ada nutrisi cukup.
Cukup istirahat
Dengan anda membiasakan untuk tidur cukup, mampu menjadikan sistem imun semakin baik. Pada kondisi tubuh yang rileks membantu sel untuk regenerasi dan menggantinya dengan yang baru.
Menjaga jarak dengan teman dan keluarga
Menjaga jarak memang dinilai penting. Sebab untuk penyembuhanya biarkan tubuh anda sendiri yang membuat anti toksin. Jika anda tetap berada dilingkungan bersama teman dan keluarga, dikhawatirkan mereka tertular dengan anda. Sedangkan anda berada dalam tahap penyembuhan. Sehingga mampu memperlama proses penyembuhanya.
Periksa ke dokter
Ketika anda merasa gejala yang muncul seperti sakit kepala, demam, serta gatal-gatal, di sarankan untuk memeriksakan ke dokter. Sebab beliau tahu mana yang terbaik untuk pasienya. Sehingga bisa memberikan penanganan yang sesuai.
Menggunakan obat warung sementara
Jika belum bisa ke dokter, anda juga mampu memberikan obat warung yang sifatnya sebagai pertolongan pertama. Yaitu dengan memberikan acetaminophen atau ibuprofen. Fungsinya untuk Salah satu pencegahan virus rubella dengan melakukan imunisasi serta vaksinisasi. Yakni dengan kombinasi vaksin MMR yang paling efektif untuk memberikan kekebalan tubuh secara maksimal. Pemberian vaksin ini paling pas diberikan saat anak diusia 12 bulan atau sekitar 1 tahun setelah kelahiran. Selanjutnya dilakukan pemberian vaksin kedua saat anak di usia 4 sampai 6 tahun

Share This Post

Memberi lebih baik daripada menerima

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Register